#AkberBks49: Efektif Berpresentasi

Setiap orang pastinya punya cara dan gugupnya masing-masing saat dihadapkan untuk melakukan presentasi, bukan?

Nah, Kelas #AkberBks49 kita kali ini mengangkat tema mengenai presentasi yang efektif berguna sebagai salah satu energi kita untuk mengatasi hal di atas. Kelas yang berlangsung di Taman Jajan Blu Plaza pada Sabtu , 23 Juli 2016 lalu, menjadi kelas pembuka setelah kita libur lebaran kemarin. Kelas ini juga adalah hasil kerja sama Akber Bekasi dengan Omah Belajar Bekasi, sebuah lembaga pelatihan minat bakat yang ada di Bekasi.

Yang akan berbagi ilmunya hari ini adalah Samoati Siringoringo, S.Pd, S.I.Kom, CPS (@attieringo) atau yang biasa disapa Ma’am Attie. Beliau adalah seorang advisor Perhimpunan Persahabatan Indonesia – Amerika mulai 2014 sampai dengan saat ini serta aktif di berbagai kegiatan. Ma’am Attie tidak datang sendiri, dia datang bersama asistennya Fransisca Purnamasari Adiwidjaja, SE, CPS (@angsisca). Ms. Fransisca ini sebelumnya adalah seorang banker di salah satu bank swasta, namun akhirnya memilih jalur passionnya dibidang trainer dan professional speaker.

WhatsApp-Image-20160723-3-

The Dynamic Duo beraksi 🙂

Dynamic Duo ini dengan lincah dan segar membawakan temanya menebarkan semangat kepada kita yang sedia menyerap ilmu dari mereka. Ada 3 tahapan agar presentasi kita menjadi efektif yaitu :

  1. Persiapan presentasi

Sebagus apapun seorang presenter adalah yang bisa menyiapkan di awal waktu. Berikut adalah hal-hal yang bisa kita lakukan :

  1. Tentukan tujuan presentasi
  2. Kenali audience
  3. Kumpulkan data untuk memperkaya diri kita dengan informasi
  4. Siapkan slide presentasi, ini tidak wajib. Slide adalah alat untuk memperkuat isi dari presentasi, terpenting adalah kesiapan dari diri sendiri.

 

Tips untuk membuat presentasi yang baik :

  • 1 slide 1 pesan, tidak terlalu banyak kata yang membingungkan ( saran : 7 kata kesamping dan 5 kalimat kebawah)
  • Sederhana tapi mengena
  • Relevan dengan topik yang ingin dibicarakan
  • Ringkas dan terbaca
  • Hindari bullets point, gunakan gambar sebagai gantinya untuk memudahkan
  • Untuk gambar, hindari water mark terlihat jika kita mengunduh dari suatu arsip, pixelnya cukup tidak pecah
  • Teratur
  • Informatif
  1. Delivering the presentation

 

Menurut beberapa ahli hanya beberapa detik saja penonton bisa menentukan suka atau tidak suka dengan presentasi kita. Untuk membangun diri kita diperlukan kesiapan dari diri kita sendiri, seperti :

  1. Bahasa tubuh/body language, pembukaan harus menarik sehingga gerak gerik kita mendapat perhatian. Pertanyaan, quotes, humor bisa kita jadikan pembuka
  2. Percaya diri, gugup boleh tapi bisa dibangun untuk dapat percaya diri, persiapan diawal waktu adalah kuncinya.
  3. Senyum, senyumlah dari hati akan terpancar dengan tulus
  4. Buka presentasi dengan cara menarik, carilah cara sendiri, mencontoh boleh tapi buatlah itu menjadi buatan dengan cara kita sendiri

Sebelum presentasi atau ada topik menarik bisa menjadi pembuka yang menarik

  1. Hindari “ ah, uhm, aa” rajinlah berlatih hingga nol gumaman, tidak ada yang pintar seketika
  2. Variasi suara teratur, intonasinya tepat untuk tiap kalimat
  3. Menghadap serta kontak mata merata ke tiap audience
  4. Membuat que card alias contekan untuk membimbing kita agar terarah serta mengatur waktu presentasi kita
  5. Penutup

Presentasi kiranya bertujuan untuk dapat memberikan informasi, menghibur serta mempengaruhi audiencenya.

Pastikan diri kita persiapkan semuanya dari segi data yang relevan dan aktual, serta kesiapan diri sendiri dengan kepercayaan diri yang cukup dan berdoa biar lancar semua urusan 😀

Kelas berlangsung dengan meriah, namun sayanganya harus berakhir lebih cepat karena Ma’am Attie dan Ms. Fransisca harus menghadiri acara lain di Jakarta. Oiya, untuk Akberians yang tidak sempat datang ke kelas kemarin, kamu bisa download materi kelas di http://bit.ly/BerprsentasiEfektif

Kami mengucapkan banyak terima kasih pada Ma’am Attie dan Ms. Fransisca yang rela meluangkan waktunya untuk berbagi di Akber Bekasi. Terima kasih juga kami ucapkan pada pihak Blu Plaza yang sudah menyipkan tempat untuk kelas kali ini. Terima kasih juga kami ucapkan untuk Omah Belajar Bekasi yang memberikan kesempatan kepada Akber Bekasi. Terakhir, terima kasih banyak untuk semua murid yang sudah hadir. Semoga ilmu yang disampaikan bermanfaat.

Sekian kilasan untuk kelas #AkberBks49 ini, semoga bermanfaat yaa…!

Sampai jumpa di kelas-kelas kami berikutnya ^^V

IMG_6069

Ulang Tahun Akber Bekasi ke 4

 

Setiap ada Akber kota yang berulang tahun, ingatan saya selalu melayang pada obrolan dengan para relawan. Keluhannya gak pernah jauh-jauh dari relawan yang datang hanya saat keriaan dan hilang saat diperlukan, atau relawan yang menggebu-gebu di awal kemudian hilang entah kemana. Keluhan berikut adalah soal murid yang sudah daftar tapi gak datang serta guru dan tempat yang susah dicari.

Dari semua kota, persoalannya hampir sama. Ini tentang manusia. Manusia seluruh Indonesia yang memiliki problem mengenai komitmen dan kosistensi. Yang masih menganggap belajar hanya untuk mencari selembar ijazah atau sertifikat. Problem yang akut dan sekarang kita menuai hasilnya. Kualitas manusia yang tidak kompetitif. Kalah sama, bahkan dengan Vietnam yang berasnya aja dulu kita sumbang.

Akankah kita terus begini? Sehingga lama-lama tergerus persaingan global dan kembali terjajah secata nyata dalam bidang yang paling krusial: ekonomi dan penguasaan kekayaan alam.

Perubahan tidak ada yang mudah dan cenderung menyakitkan. Apalagi perubahan mental. Butuh pendidikan yang memakan waktu lama. Begitu juga gerakan Akademi Berbagi. Bukan kegiatan hore-hore dan langsung berhasil. Ini jalan yang panjang dan terjal. Tetapi dengan semangat dan kebersamaan, semua rintangan akan bisa kita lalui. Dengan kegembiraan, setiap problem bisa kita atasi sehingga akhirnya perubahan itu terjadi.

Selamat ulang tahun Akber Bekasi, pasang sabuk pengaman kalian dan nikmati perjalanan panjang ini. Karena di ujungnya ada nyala perubahan yang akan menerangi kotamu, negeri ini.

Ainun Chomsun

Founder Akademi Berbagi

Talkshow Gratis : Rahasia Asiknya Berbisnis Aplikasi

Di era gadget ini, para user android diajak untuk tidak hanya jadi user. Mereka juga harus jeli melihat pasar dan peluang. Karena itu, bagi yang sangat suka Android dan punya kreativitas tinggi, berbisnis membuat aplikasi android itu sangat asik.

aplikasi poster1

“RAHASIA BERBISNIS APLIKASI ANDROID”

Di TALKSHOW ini, tidak akan diajarkan teknis coding android. Kalau soal coding, bisa ajak mereka yang kompeten di bidangnya, misal, yang memang di jurusan IT. Tapi di sini kita akan mengungkap Rahasia Asiknya Berbisnis Aplikasi Android. Bagaimana memulainya? Apa saja tips dan trik-nya? Nantikan di Talkshow ini.  Untuk UMUM dan GRATIS.

poster bk

Acara ini adalah bagian dari event keren ini: BEKASI KREATIf FEST. 

Yuk, datang! Jangan sampai ketinggalan. Berbagi Bikin Hepi.

Mau Presentasi-mu WOW? Bikin Slide yang Keren!

Presentasi wow karena slide keren sudah dibuktikan Seno Pramuadjipunggawa-nya Social Media and Digital Activation Smartfren.

Mas Seno ini guru di #AkberBks32, Sabtu 13 September 2014. Mas Seno sudah dua kali mengajar di Akademi Berbagi Bekasi. Yang pertama dulu mengajar Digital Copywriting. Slide-nya emang keren. Makanya beliau diundang lagi untuk mengajar kelas yang berjudul “Creative Presentation”.

AkberBks32 cover

Cerita sedikit nih tentang Mas Seno. Bukan gossip kok. Fakta! Mas Seno ini orangnya antusias dan ramah. Dia menyebut dirinya Digital Creative & Socmed Enthusiast. Pernah kerja di radio Prambors Semarang. Pernah kerja di ahensi iklan. Pernah juga jualan panci di Lejel Home Shopping. Lalu ke Gramedia, sebelum akhirnya bagi-bagi kartu nama berlogo Smartfren.

Itu guru di #AkberBks32. Terus murid-muridnya gimana? Murid-muridnya baik-baik saja ^_^. Sebagian besar adalah pekerja yang di kantornya sering presentasi. Ada juga mahasiswa yang sebentar lagi sidang skripsi. Semua datang karena ingin belajar presentasi yang powerful, megang, dan wow alias memukau. Siapa tau dengan belajar presentasi kreatif, cara presentasi membaik, trus naik gaji atau dapat nilai A+. Aamiin!

Dan kita semua bisa belajar dengan asik karena ruang kelas kali ini juga wow. Di bawah tanah. Tapi jangan salah. Nyaman banget. Makasih ya Pak Yovan yang sudah menyediakan tempat di ruang pertemuan Vrilly Resto di Ruko Taman Bugenville Kalimalang.

Di sini kelasnya! Di Vrilly Resto Ruko Taman Bugenville Kalimalang

Di sini kelasnya! Di Vrilly Resto Ruko Taman Bugenville Kalimalang

Balik lagi ke bahasan utama.

Gimana caranya presentasi kreatif yang diajarin di #AkberBks32?

Berhubung guru kita mantan orang iklan, dan penyuka grafis dan visual, maka dibeberkanlah tips dan contoh slide yang keren.

Gimana itu Slide yang keren??

Anatomi Slide Set untuk presentasi

Anatomi Slide Set untuk presentasi

Ini kami ringkas dari kelas dan slide-nya Mas Seno yang 88 halaman itu. (Btw, menurut Mas Seno, slide banyak nggak apa-apa, karena banyak visual akan makin membantu pemahaman audiens. Tapi kalau waktu presentasi terbatas, silakan potong sendiri jumlah halaman slide-nya yah).

SLIDE YANG KEREN ITU YANG NGGAK MEMBOSANKAN

* Lupakan slide pakai bullets. Slide penuh paragraph. Slide yang grafik-nya standar. 

AkberBks32 Boring 1

Boring bullets, boring pie charts, boring graphics. Lupakan!

Boring bullets, boring pie charts, boring graphics. Lupakan aja!

Terus yang nggak boring gimana? Di bawah ini contohnya.

AkberBks NotBoringSlide1

Berbagai infografik lucu ini dibuat dengan usaha ekstra. Gambar dibuat/di-copy satu persatu, di-save ke .png, lalu disusun.

Berbagai infografik lucu ini dibuat dengan usaha ekstra. Gambar dibuat/di-copy satu persatu, di-save ke .png, lalu disusun.

Saran mas Seno : Bikin template slide rancangan sendiri. Dengan begini, slide bikinanmu nggak standar, spesial hanya kamu yang punya, menampilkan data juga bisa lebih kreatif dan lebih menarik.

Ini salah 1 background-slide yang dicontohkan Mas Seno.

Slide dengan latar belakang yang "bercerita"

Slide dengan latar belakang yang “bercerita”

* Satu keynote per slide. Ini harus, supaya informasi tiap slide lebih tajam. Trus, slide-nya juga nggak perlu full tulisan. Less is more.

Satu halaman slide, satu data

One keynote per slide

One keynote per slide

Satu halaman slide, satu data.

* Jangan takut memberi warna di slide kamu. Kan ada tuh nasehat, kalau slide kamu penuh warna, maka slide kamu bikin sakit mata. Nah, kok Mas Seno malah senang main warna? Ternyata warna yang dimaksud di sini bukan asal taruh warna apa saja. Ada warna-warna flat (maksudnya warna-warna senada kali ya), ada warna-warna kontras. Taroh berdasarkan feeling. Hihihiii.

Contoh spektrum warna untuk slide kamu.

Contoh spektrum warna untuk slide kamu.

* Pilih font yang asik.

Contoh font, bisa dipakai nih.

Contoh font, bisa dipakai nih.

Atur font di slide kamu

Atur font di slide kamu

SLIDE YANG KEREN ITU YANG SESUAI SAMA AUDIENS

Ada pertanyaan dari murid yang bekerja di bidang ilmiah. Secara presentasi dia harus bidang ilmiah juga, apakah slide yang sangat kreatif seperti di atas cocok sama presentasi ilmiah??

Jawabannya: Cocok! Asal… sesuai sama tema dan audiens.

Jangan pikir professor-professor nggak suka disuguhkan presentasi gambar ya. Jangan pikir dosen-dosen killer bakal marah kalau slide kamu penuh grafis lucu. Data ilmiah justru akan menarik kalau ditampilkan begini. Misalnya, mau ngomongin anatomi. Kenapa nggak pakai gambar dari film Dexter?? Atau pakai background dari serial CSI?? Data tetap tampil, visual mendukung.

Kreatif, tapi tetap sesuai dengan audiens

Kreatif, tapi tetap sesuai dengan audiens

O iya, kalau mau cari gambar-gambar resolusi tinggi yang gratisan buat slide kamu, bisa cek di sini :
www.freeimages.com
www.unsplash.com
www.gratisography.com
www.compfight.com
www.onebigphoto.com

Kalau untuk font :
www.fontsquirrel.com
www.urbanfonts.com
www.dafont.com
www.fontfabrics.com

Dengan slide sebanyak itu, presentasi Mas Seno sekitar 1 jam lho. Jadi banyak halaman slide belum tentu presentasimu dragging alias terseret-seret. Pintar-pintarnya kamu pilih data yang mau dimajukan dalam slide.

Kalau mau slide presentasi Mas Seno yang lebih lengkap, bisa cari di sini : https://akberbekasi.wordpress.com/para-guru-2/

Guru dan Murid-murid #AkberBks32

Guru dan Murid-murid #AkberBks32

Kelas #AkberBks32 berakhir. Murid-murid pulang membawa ilmu baru… dan teman-teman baru serta jaringan baru. 🙂 Begitulah kelas-kelas Akademi Berbagi.

Berbagi Bikin Happy!

—O—

Laporan : Dita, Foto: Wika, dan capture slide-nya Mas Seno.

Cihuy! Akber Bekasi Ultah Ke-2

Tak terasa… Dua Tahun Akber Bekasi!

Tanggal resmi ultahnya sih 2 Mei. Sesuai Hari Pendidikan Nasional. Tapi ulang tahun kedua ini baru ada perayaan 7 Mei 2014, setelah kelas MC-nya Kak Alicia Van Akker #AkberBks28 di Cafe De Lekker, Bekasi Square.

Berbeda dari Ultah Pertama yang dirayakan besar-besaran, dan mengundang banyak komunitas se-Bekasi, perayaan Ultah Kedua kami tergolong sederhana dan spontan. Namanya juga spontan, yang ada di kelas aja yang digarap :))

akber ultah

Meski sederhana, tetapi cukup mengharukan, pemirsahh. Make-a-wish bareng. Tiup lilin. Lilinnya pun minta sama Cafe De Lekker :). Kuenya gratisan, pemberian Wika, relawan Bekasi yang memang baru ultah, juga ada brownies kiriman Mbak Hesty Wulandari dari Akber Pekanbaru. Trus ada es krim dari Putri, relawan Akber Tangerang,

Ada murid-murid yang terlanjur pulang dan nggak sempat ikut makan kue. (Yaaaahhh, nggak dapet deeeh…). Tapi ada juga murid yang masih ngobrol after-class, sehingga bisa ikut menikmati berkat ultah kedua ini :). Rejeki tu nggak ke mana, Pemirsaah.

akber ultah 2

akber ultah 3

akber ultah 4

Di atas itu beberapa ucapan selamat via twitter. Masih banyak ucapan selamat, tapi kalau di-upload semua ntar penuh dan saya pegel. :)))

Yang jelas…. Akademi Berbagi Bekasi sangaaattt berterima kasih kepada para guru, penyedia ruangan, murid-murid, serta berbagai komunitas di Bekasi, yang selama ini sudah mendukung kegiatan kami.

Doa kami, semoga bisa terus konsisten dalam gerakan berbagi ilmu. Yuk mari dilanjut sama-sama berbagi-nya. Karena…… berbagi bikin happy!

Be A Great MC!

 

Siapa mau jadi MC? Ayo tunjuk tangan!

Jadi MC alias Master of Ceremony alias Pembawa Acara itu asik. Cuap-cuap, terus dibayar.  Eksis pula di depan pemirsa. Eh, tapi bener nih begitu?

“Everybody can speak, but not everybody  can talk”

Semua orang bisa ngomong, tapi belum tentu bisa berkomunikasi sebagai MC. Itu kata Alicia van Akker, yang akrab dipanggil Alice. Mbak ini adalah Guru #AkberBks28, kelas yang bertema “Be A Great MC”. Kelasnya berlangsung awal Mei 2014 di Cafe Delekker, Bekasi Square.

akberbks28 poster

Alice, MC professional pemegang sertifikat MC, bilang kalau MC itu kerjanya bukan cuma cuap-cuap di sebuah acara. MC itu tuan rumah sebuah acara. Dia tanggung jawab sama keberlangsungan acara. Mood-nya tamu-tamu di acara itu dibangun terutama oleh MC. Nah, karena itu tugas MC bukan tidak hanya ngomong, tapi juga mengajak audiens merasa nyaman.

MC juga harus menyembunyikan masalah yang ada. Mau di belakang panggung ada panitia cek-cok kek, mau ada listrik njegleg kek, mau ada pengisi acara ngambek kek, MC harus tau… dan harus menyembunyikannya dari audiens! Pendeknya, MC harus memuluskan jalannya acara.

Di sinilah skill MC sesungguhnya. Nggak cuma ngomong, tapi juga berkomunikasi yang menyenangkan dan efektif. Makanya, untuk jadi MC, mesti jago baca situasi, baik situasi ruangan, waktu maupun orang-orang di sekitarnya. Setelah itu, dari analisanya, MC harus bisa ngomong yang pas banget buat situasi tersebut. Tentu saja sambil tetap mengalirkan acara sampai selesai dengan sukses.

Persiapan yang harus dilakukan MC cukup banyak. Riset acara yang mau dipandunya, mengenal siapa penyelenggaranya, apa isi temanya, siapa audiens-nya, dan siapa pembicara-pembicara di acara tersebut. Perlu diingat, menyebut nama orang, nama tempat, nama organisasi, jangan sampai salah. Bayangin, kalau nama kamu salah disebut, hayoooo… tersinggung nggak? Nah, begitu juga orang lain. O iya, kalau perlu, MC juga tau curriculum vitae pembicara ya. Ini akan sangat membantu MC memandu acara.

Jadi MC itu harus punya artikulasi (pengucapan kata) yang jelas, intonasi yang enak didengar, menyampaikan dengan bahasa yang efektif sesuai karakter audiens, dan… kecepatan ngomongnya juga mesti sesuai. Acara anak muda atau acara hiburan, misalnya, butuh kecepatan ngomong  yang tinggi.

Ini nih bahan latihan buat speed reading test alias tes kecepatan membaca :

akberbks28 reading speed testing

Hasilnya?

Rata-rata: Lidah jadi belibet, nafas terengah-engah karena disuruh membaca cepat, pemenggalan kalimat nggak asik, belum lagi untuk mengucapkan nama-nama asal Rusia, Latin dan daerah2 Yugoslavia… susahnya minta ampun. Artikulasi juga kurang jelas. Ada sih murid yang sudah oke banget. Tapi itu cuman 2 orang, yang satu pramugari, yang satu lagi penyiar radio. Hahahahaa.

Puas berlatih speed reading test, Alice menyebut soal cue card. Apa tuh?? Cue card itu semacam kartu contekan MC. Idealnya MC sendiri yang membuat. Isinya berbagai hal yang berkaitan sama acara. Mulai dari rangkuman run-down acara, nama pembicara/pengisi acara, apa yang mau diisi, dan lain-lain yang penting.

“Tidak semua MC bisa membuat cue card, apalagi cue card yang bagus.” kata Alice. Tapi itulah tantangannya, iya kan yaaa?

Alice yang juga punya Rumah MC, sebuah agensi MC yang kliennya perusahaan swasta dan departemen pemerintahan, secara rutin mengadakan seleksi bagi para MC profesional untuk masuk agensinya. Naaaa, Alice pun membocorkan sejumlah tes untuk masuk Rumah MC.

Laluuuu Alice juga membocorkan cara mendapatkan sertifikat MC. Bukan Alice maupun Rumah MC lho pemberi sertifikat MC, tapi ada lembaganya. Asal tau saja, mendapatkan sertifikat MC ini tidak mudah. Tesnya segambreng. Tapi begitu dapat sertifikat MC, artinya kamu dapat pengakuan profesional sebagai MC. O iya, sekali lulus tes sertifikat MC, maka berlaku 5 tahun. Setelahnya mesti tes lagi. Dan kalau nggak lulus sertifikat MC juga mesti tes lagi. (Ya iya laaa).

Di antara bocoran yang dikasih Alice tentang tes sertifikat MC, ada satu yang lucu: Pakailah JAM TANGAN yang bagus. Kenapa? Karena kalo nggak lihat kamu pakai Jam Tangan, maka tim penilai mereka akan berpikir “Ini orang… nggak pake jam tangan… gimana bisa tau waktu?”. Ini nggak berlebihan. Seorang MC harus tau menghargai waktu, datang jangan telat, tau kapan waktunya nge-cut bicara orang, tau kapan acara berakhir.

O iya, ini penampakan Alice, guru #AkberBks28, yang akhir-akhir ini lagi mempersiapkan diri menembus kualifikasi jadi MC Kenegaraan (wuiiiiih… Semoga berhasil, Kaka Alice).

akberbks28 alice

Waktu ngajar Akber Bekasi, sebenarnya Alice lagi flu. Suaranya jadi bindeng seksi gitu. Hihihii. Tapi semangatnya untuk berbagi di Akber Bekasi tetap tinggi. Salut, Kakaaak…

Alice rupanya membiasakan dirinya, dan anak-anak komunitas Rumah MC, untuk bicara di depan umum untuk mengumpulkan “Jam Terbang“.

Jam Terbang ini penting buat MC. Supaya jadi piawai, seorang MC perlu mengumpulkan ribuan jam terbang. Nah, sharing di depan umum adalah salah satu caranya. Pertama-tama bicara ke 5 orang, setelah pede (percaya diri) coba bicara ke 10 orang, setelah pede lagi coba ke 100 orang, lama-lama 1000 orang, 10.000 orang, dan bukan nggak mungkin nanti bisa bicara ke 100 ribu orang. :))

Naaaah, gimana? Siap jadi MC (yang hebat)?

 

Jurnalistik Televisi

akberbks27 getty imagesSudah lama sejumlah murid Akber Bekasi “memesan” tema “Jurnalistik TV”, tapi baru April 2014 Akber Bekasi bisa mengadakannya.

Di kelas #AkberBks27 ini, guru Akber Bekasi adalah Gunawan, atau akrab dipanggil Om Gun, seorang jurnalis tv, produser, sutradara, mantan Produser Eksekutif Divisi News di SCTV, pendidik, dan kiprah kerjanya sudah mencakup dalam dan luar negeri.

Om Gun ini funky banget orangnya. Gondrong, kacamata ala John Lennon, nge-jeans, kaos oblong plus syal… dan banyak becanda meski materinya serius. Waktu mau menerangkan Sejarah Jurnalistik TV di Indonesia saja beliau bilang gini, “Jangan tanya umur saya. Kalau mau tau umur saya, bayangin aja… teman-teman saya namanya sudah jadi nama jalan.”

Sejarah Jurnalistik TV di Indonesia

Kita pahami dulu asal kata Jurnalistik ya. Jurnalistik itu berasal dari bahasa Latin. Akar katanya “jurnal”. Artinya “Catatan Harian”. Jurnalistik TV artinya Catatan Harian yang disampaikan melalui siaran TV. Dalam tulisan ini, ada istilah Berita TV, yang merupakan produk dari Jurnalistik TV.

akberbks27 logo tvriSejarah Jurnalistik TV di Indonesia dimulai tahun 1962 oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI). Lalu 20 tahun lebih kemudian, di tahun 1989,  RCTI mengudara, dan salah satu programnya ya Berita.  Judul programnya Seputar Indonesia.

Nah, di tahun 1990an, bermunculan deh TV-TV swasta lainnya. Mulai SCTV, ANTV, dll. Bahkan SCTV punya slot (jam siaran) Berita yang lebih banyak dibanding TV-TV swasta lainnya. Karena itulah mulai muncul istilah “TV Berita”.

Menurut Om Gun, munculnya TV-TV swasta itu antara lain karena TV dianggap punya dampak lebih kuat dibanding media massa lain (TV dan Radio ya, waktu itu sosmed belum nge-hits kayak sekarang,). Jangkauannya luas. Selain itu, sifat audio plus visual membuat Berita TV lebih berdampak ke masyarakat.

Sebagai contoh, Om Gun menunjukkan berita cetak sebuah kerusuhan. Murid-murid disuruh baca. Lalu Om Gun, pakai laptopnya, menayangkan siaran TV untuk berita yang sama. Murid-murid disuruh nonton. Efeknya? Murid-murid lebih tercengang! Malah ada yang bilang, “wah”. “ih”. Sejenis begitu deh. Jadi kalau berita tulisan hanya membuat pembacanya mengira-ngira, nah berita TV membuat pemirsanya “melihat dan mendengar” langsung.  Efeknya di pemirsa pun jadi lebih real.

Jadi itulah satu contoh kenapa Jurnalistik TV, dengan  produknya: Berita TV, dinilai lebih berpengaruh ke audiens-nya.

Namun, kata Om Gun, perkembangan Jurnalistik TV di Indonesia tuh tergolong lambat. Soalnya tidak ada role model. Sumber pendidikannya pun hanya 1: TVRI. Itulah sebabnya, tayangan Berita TV di Indonesia cenderung seragam. Peristiwa yang sama, dilaporkan dengan cara dan sudut pandang yang sama. Begitu deh.

Jurnalistik TV di Lapangan

akberbks27 getty images reporter & cameraman

Tim Jurnalistik TV di lapangan biasanya terdiri dari dua orang. Seorang reporter dan seorang kameramen. Reporter melakukan wawancara dan menulis berita, sedangkan kameramen mengambil gambar.

Seringkali, naskah berita TV tidak jauh berbeda dengan naskah berita cetak. Padahal, salah satu prinsip Jurnalistik TV adalah Berita Gambar. Artinya, naskah hanya memperkuat info tentang gambar, bukan menceritakan apa yang ada di gambar.

Kamera mempunyai karakter :

  1. Jujur : Menampilkan apa adanya.
  2. Bodoh : Tetap butuh data lain agar gambar jadi berita utuh. (data ini dihimpun oleh reporter dan tim riset).

Sedangkan karakter yang wajib dimiliki reporter :

  1. Skeptis — Tidak percaya begitu saja, agar lebih kritis dalam mencari data sumber yang paling terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
  2. Update — Supaya dapat menyajikan berita yang aktual.
  3. Tidak boleh partisan — Tidak boleh memihak salah satu pihak, karena harus fair.

Berita TV yang baik mempunyai sifat:

  1. Aktual — menampilkan berita-berita terkini, dan updated.
  2. Faktual — menampilkan berita-berita yang berdasarkan fakta.
  3. Akurat — menampilkan data-data yang tepat. Akurasi bisa dicapai kalau mendapatkan sumber data atau narasumber yang tepat.
  4. Berimbang — Cover both sides. Tidak memihak ke salah satu pihak.

Ada saran untuk reporter TV nih:

  1. Dalam mewawancarai narasumber, usahakan untuk tetap formil walaupun jurnalis kenal dekat dengan narasumber. Hal ini untuk menghindari praduga penonton kalau jurnalis bisa “disetir” narasumber. Kalau jurnalis terlihat kenal sangat dekat dengan narasumber, maka akan terkesan “jangan-jangan nyampein yang baik-baiknya aja nih.”. Padahal jurnalis kan harus fair.
  2. Hindari penggunaan kata ‘terlihat’ dalam membuat reportase sebuah gambar atau video.

Cara menyampaikan berita ada beberapa macam. Antara lain dengan news sticker atau melalui naskah yang dibacakan news anchor.

Di atas disebut bahwa Berita TV punya dampak yang lebih kuat dibanding berita di media massa lainnya. Tapi bukan berarti Berita TV tak punya kelemahan. Ada kelemahannya! Berita TV umumnya hanya menyampaikan berita secara general. Bukan berita mendalam. Sebab umumnya Berita TV berdurasi singkat, sekitar 1-1,5 menit.

Selain itu ada juga beberapa salah kaprah Berita TV. Biasanya ini terjadi karena pihak TV mengejar rating tinggi. Salah kaprah ini kadang tidak disadari penonton. Nah, makanya…. jadi penonton cerdas yah, imbau Om Gun.

Salah kaprah Berita TV, antara lain:

  1. Beropini dlm menyampaikan berita. Ini mestinya tidak boleh, karena jurnalis harus fair. Kalau jurnalis punya opini yang berbeda, dia harus mencari narasumber yang bisa menyuarakan opini itu. Istilahnya “pinjam mulut narasumber”.
  2. Ada backsound di tayangan Berita TV. Ini tidak perlu. Berita TV itu bukan film.
  3. Dramatisasi Berita TV. Ada yang pakai backsound, ada yang dengan kata-kata bombastis dan intonasi dramatis “jeng-jeng-jeng” ala sinteron.

Sebagai kata penutup, Om Gun bilang, sebenernya terdapat jiwa jurnalistik pada tiap orang, contohnya adalah selalu meyampaikan apapun via sosial media. Nah, kamu termasuk yang suka reporting via sosmed atau bukaaaan?? :))

Kalau mau belajar reporting ala Jurnalis TV, Om Gun bersedia ngajarin lho! Lengkap dari cari berita, mengambil berita, mengedit berita, sampai komplit jadi bahan yang bisa ditayangkan. Kapaaaannn?? Tunggu tanggal mainnya!!

Terakhir, seperti biasa di ujung kelas Akademi Berbagi, murid-murid pun foto bersama guru.

akberbks27 foto akhir sesi

Jangan lupa, akan ada kelas dengan tema “Membuat Berita TV” ya! Lengkap pakai latihan reporting dan editing lho. Pantau terus jadwal Akber Bekasi. Sampai Jumpa! :)))))