#AkberBks53: Social Enterpreneurship

“Just do it!”

Kalimat sederhana namun penuh arti ini yang membuat Mbak Susi Sukaesih, seorang social enterpreneur, memulai usahanya untuk meningkatkan taraf hidup anak-anak yang terancam putus sekolah dari keluarga pra sejahtera.

Di kelas Akademi Berbagi Bekasi ke 53 yang dilaksanakan hari Sabtu, 20 Mei 2017 lalu, Mbak Susi yang kerap dipanggil Icus ini dengan sangat bersemangat menjelaskan bagaimana sesungguhnya seorang social entrepreneur bisa menjalankan usaha.

Bagi Mbak Susi yang sudah menjalankan kegiatan sosialnya sejak 2012 ini, usahanya tidak pernah kenal kata mudah. Berawal dari kesedihannya karena salah satu muridnya terancam putus sekolah,  Mbak Susi berniat untuk membuat sekolah sendiri. Dia ingin membuat sebuah lembaga pendidikan yang dapat membantu anak-anak yang putus sekolah di daerah tempat tinggalnya di Bekasi agar tetap dapat menuntut ilmu.

Setelah menjalankan sekolahnya yang diberi nama ITACO Mbak Susi tidak sedikit menghadapi tantangan besar. Mulai dari penolakan orang tua murid,  sampai ketiadaan dana untuk terus melanjutkan kegiatan sekolah. Berangkat dari itu semua Mbak Susi akhirnya memiliki ide untuk membuat sebuah kegiatan yang berbasis wirausaha. Dalam pikirannya, dengan membuat kegiatan wirausaha di sekolah anak-anak akan belajar tentang bagaimana menjadi mandiri hingga tidak perlu diganggu sekolahnya dan bisa juga membantu keuangan sekolah. Lalu terciptalah sebuah kegiatan bernama Siswa Wirausaha yang sekarang ini walau dengan jatuh bangun tetap bisa mempertahankan eksistensisnya. Bahkan Siswa Wirausaha bisa merambah ke berbagai sektor dari bisnis design sampai menjahit  baju dan tas.

Sebagai seorang social entrepreneur tak jarang Mbak Susi harus merasakan kegagalan. Dalam kisahnya yang dibagikan di kelas, diceritakan bahwa Siswa Wirausaha sendiri sudah menjalankan berbagai bisnis,  dari mulai es krim rujak sampai kripik kentang,  tidak semua berhasil tapi dari situ Mbak Susi bisa memperlihatkan konsistensinya.

Ada beberapa cara bagaimana agar bisa menjadi seorang Social  Entrepreneur menurut Mbak Susi:

  1. Ketahui apa yang menjadi passion sosialmu
  2. Identifikasi masalah sosial yang ada di sekitar
  3. Lakukan saja
  4. Hadapi dan cari solusi
  5. Gunakan social media
  6. Kolaborasi dan networking
  7. Cari role model
  8. Identifikasi kekuatan
  9. Rapi administrasi

Intinya bila ingin sukses dalam dunia ini dibutuhkam kesabaran dan keinginan untuk terus maju. Risiko gagal dalam social enterprenuership memang lebih besar. Karena yang kita lakukan bukan untuk kebutuhan diri sendiri saja tapi juga untuk orang-orang yang kita perjuangkan hidupnya. ‘’Bila sudah siap nyemplung harus berani gagal,”  itu yang Mbak Susi ingin sampaikan.

Kelas yang dilaksanakan di Gedung PKBM Ginus ITACO ini berjalan dengan sangat seru. Setiap peserta bukan hanya bertanya namun juga banyak memberi masukan yang sangat membangun. Itulah sesunguhnya inti dari Akademi Berbagi, membuka ruang diskusi dan kesempatan untuk membangun diri dengan ilmu baik untuk peserta atau bahkan untuk guru.

Terimakasih kami ucapkan bagi Mbak Susi Sukaesih yang sudah  berbagi di kelas Akademi Berbagi Bekasi dan juga bagi semua murid yang sudah datang ke kelas. Jangan lupa datang ke kelas Akber Bekasi berikutnya.

Karena berbagi bikin happy! 😀

Akber 3

Tulisan ini dibuat oleh relawan pengelola Muhamad Rezeky (Kibot).

 

Taut

#AkberBks52 “Storytelling: Strategi cerdas jual produkmu

“Seorang pencerita yang baik adalah seorang pendengar yang baik”

Kalimat di atas disampaikan Paman Gery yang sangat ceria dan menyenangkan dalam kelas Akber Bekasi ke 25 bertajuk “Storytelling: Strategi cerdas jual produkmu”   beberapa waktu yang lalu. Kelas kali ini secara khusus memberikan pengetahuan kepada semua murid Akber tentang bagaimana menjual produk melalui media storytelling. Paman Gery yang adalah juga mantan seorang dubber dengan tegas menyatakan bahwa bila kamu ingin menjadi pencerita yang baik kamu haruslah menjadi seorang pendengar yang baik, kenapa? Karena sebagai seseorang yang menjual produknya melalui metode storytelling kita harus bisa mendengar apa yang diinginkan oleh calon pembeli produk kita.

Paman Gery dalam kelas yang diadakan di sekolah ITACO ini mencoba menyederhanakan sebuah materi yang biasanya dipelajari dalam satu semester sendiri di kampus. Kebayang kan betapa beruntungnya yang datang hari itu? Menjual produk memiliki strategi yang kompleks tapi bisa kita jalankan dengan mudah bila kita mau meluangkan waktu untuk mendengar dan mengobservasi market kita dengan baik dan sabar, itu intinya.

Dalam strateginya Paman Gery memperkenalkan akronim AIDAS. Apa itu AIDAS? AIDAS adalah kependekan dari Attention, Interest, Desire, Action  dan Satisfaction. Setiap kata mewakili proses penjualan produk dari bagaimana kita mulai memperkenalkan apa produk kita sampai bagaimana pembeli kita sudi membeli dan puas atas produk kita. Menurut Paman Gery, seorang penjual pastinya menampilkan yang bagus-bagus dari produknya  walau kadang harus sedikit menutupi kekurangannya. Namun bukan berarti kemudian menjadi pembohong loh. Kita tetap harus mendengar kritikan dan terus memperbaikinya.

foto-13

Menurut Paman Gery, sebagai penjual kita harus dapat membangun cerita atas produk yang kita jual. Kita membuat cerita tersebut dapat menyentuh target market baik secara personal ataupun juga ekonomi. Nah, untuk mengetahui bagaimana cerita itu cocok atau tidak untuk calon pelanggan, ada beberapa yang bisa dilakukan:

  1. Kenalilah target kita mulai dari gender sampai tingkat pendidikan. Gunakan cerita yang tepat dan dapat menyentuh hati mereka.
  2. Personalisasi, jadikan cerita yang kita buat dapat mengena sisi personal target.
  3. Pilihlah media yang tepat untuk produk kita. Pemilihan media yang benar akan mempengaruhi bagaimana pesan dari iklan kita dapat diterima.
  4. Manfaatkan visual. Manusia adalah mahluk visual. Gunakan video dan foto atau bahkan meme untuk mendukung pemasaran produk kita.
  5. Gunakan kata dan kalimat yang ringkas. Ringkas tidak berarti sedikit, tapi kalimat dibuat sederhana dengan pemilihan kata yang tepat.

Paman Gery  menekankan bahwa hal ini memang tidak mudah dan banyak tantangannya. Seringkali dianggap pembual karena membesar-besarkan produk  namun sebenarnya tidak begitu. Kita hanya perlu membuat semuanya terlihat indah agar membuat target tertarik untuk membeli barang kita. Namun, tantangan lainnya adalah apa yang terjadi berikutnya, apa mereka puas? Nah itu tugas kita untuk selalu memperbaiki dan memperbaki, tidak takut dengan kritik.

Kelas tanggal 4 Maret kemarin berakhir dengan praktek yang sangat seru. Semua peserta diminta untuk membuat cerita dari produk yang mereka pilih secara acak. Di situ bisa terlihat ternyata murid-murid Akber Bekasi sudah sangat keren loh, begitu banyak ide yang keluar dan membuat suasana kelas menjadi hangat dan seru.

Kami dari Akber Bekasi sangat senang mendapatkan banyak sekali ilmu dari Paman Gery. Dengan pengalaman beliau yang panjang dalam dunia marketing membuat kami bisa pulang dengan setumpuk ilmu yang dapat kami praktekan di kehidupan masing-masing. Terimakasih untuk PKBM GINUS ITACO yang sudah berseda meminjamkan ruangan kelasnya untuk kami ebelajar kemarin. Last but not least, terima kasih untuk semua murid yang datang. Semoga kita bisa bertemu lagi di kelas berikutnya.

Salam berbagi bikin happy!

foto-23

NB: Untuk kamu yang tertarik dengan materi ini, silakan download file-nya di sini

 

#AkberBks49: Efektif Berpresentasi

Setiap orang pastinya punya cara dan gugupnya masing-masing saat dihadapkan untuk melakukan presentasi, bukan?

Nah, Kelas #AkberBks49 kita kali ini mengangkat tema mengenai presentasi yang efektif berguna sebagai salah satu energi kita untuk mengatasi hal di atas. Kelas yang berlangsung di Taman Jajan Blu Plaza pada Sabtu , 23 Juli 2016 lalu, menjadi kelas pembuka setelah kita libur lebaran kemarin. Kelas ini juga adalah hasil kerja sama Akber Bekasi dengan Omah Belajar Bekasi, sebuah lembaga pelatihan minat bakat yang ada di Bekasi.

Yang akan berbagi ilmunya hari ini adalah Samoati Siringoringo, S.Pd, S.I.Kom, CPS (@attieringo) atau yang biasa disapa Ma’am Attie. Beliau adalah seorang advisor Perhimpunan Persahabatan Indonesia – Amerika mulai 2014 sampai dengan saat ini serta aktif di berbagai kegiatan. Ma’am Attie tidak datang sendiri, dia datang bersama asistennya Fransisca Purnamasari Adiwidjaja, SE, CPS (@angsisca). Ms. Fransisca ini sebelumnya adalah seorang banker di salah satu bank swasta, namun akhirnya memilih jalur passionnya dibidang trainer dan professional speaker.

WhatsApp-Image-20160723-3-

The Dynamic Duo beraksi 🙂

Dynamic Duo ini dengan lincah dan segar membawakan temanya menebarkan semangat kepada kita yang sedia menyerap ilmu dari mereka. Ada 3 tahapan agar presentasi kita menjadi efektif yaitu :

  1. Persiapan presentasi

Sebagus apapun seorang presenter adalah yang bisa menyiapkan di awal waktu. Berikut adalah hal-hal yang bisa kita lakukan :

  1. Tentukan tujuan presentasi
  2. Kenali audience
  3. Kumpulkan data untuk memperkaya diri kita dengan informasi
  4. Siapkan slide presentasi, ini tidak wajib. Slide adalah alat untuk memperkuat isi dari presentasi, terpenting adalah kesiapan dari diri sendiri.

 

Tips untuk membuat presentasi yang baik :

  • 1 slide 1 pesan, tidak terlalu banyak kata yang membingungkan ( saran : 7 kata kesamping dan 5 kalimat kebawah)
  • Sederhana tapi mengena
  • Relevan dengan topik yang ingin dibicarakan
  • Ringkas dan terbaca
  • Hindari bullets point, gunakan gambar sebagai gantinya untuk memudahkan
  • Untuk gambar, hindari water mark terlihat jika kita mengunduh dari suatu arsip, pixelnya cukup tidak pecah
  • Teratur
  • Informatif
  1. Delivering the presentation

 

Menurut beberapa ahli hanya beberapa detik saja penonton bisa menentukan suka atau tidak suka dengan presentasi kita. Untuk membangun diri kita diperlukan kesiapan dari diri kita sendiri, seperti :

  1. Bahasa tubuh/body language, pembukaan harus menarik sehingga gerak gerik kita mendapat perhatian. Pertanyaan, quotes, humor bisa kita jadikan pembuka
  2. Percaya diri, gugup boleh tapi bisa dibangun untuk dapat percaya diri, persiapan diawal waktu adalah kuncinya.
  3. Senyum, senyumlah dari hati akan terpancar dengan tulus
  4. Buka presentasi dengan cara menarik, carilah cara sendiri, mencontoh boleh tapi buatlah itu menjadi buatan dengan cara kita sendiri

Sebelum presentasi atau ada topik menarik bisa menjadi pembuka yang menarik

  1. Hindari “ ah, uhm, aa” rajinlah berlatih hingga nol gumaman, tidak ada yang pintar seketika
  2. Variasi suara teratur, intonasinya tepat untuk tiap kalimat
  3. Menghadap serta kontak mata merata ke tiap audience
  4. Membuat que card alias contekan untuk membimbing kita agar terarah serta mengatur waktu presentasi kita
  5. Penutup

Presentasi kiranya bertujuan untuk dapat memberikan informasi, menghibur serta mempengaruhi audiencenya.

Pastikan diri kita persiapkan semuanya dari segi data yang relevan dan aktual, serta kesiapan diri sendiri dengan kepercayaan diri yang cukup dan berdoa biar lancar semua urusan 😀

Kelas berlangsung dengan meriah, namun sayanganya harus berakhir lebih cepat karena Ma’am Attie dan Ms. Fransisca harus menghadiri acara lain di Jakarta. Oiya, untuk Akberians yang tidak sempat datang ke kelas kemarin, kamu bisa download materi kelas di http://bit.ly/BerprsentasiEfektif

Kami mengucapkan banyak terima kasih pada Ma’am Attie dan Ms. Fransisca yang rela meluangkan waktunya untuk berbagi di Akber Bekasi. Terima kasih juga kami ucapkan pada pihak Blu Plaza yang sudah menyipkan tempat untuk kelas kali ini. Terima kasih juga kami ucapkan untuk Omah Belajar Bekasi yang memberikan kesempatan kepada Akber Bekasi. Terakhir, terima kasih banyak untuk semua murid yang sudah hadir. Semoga ilmu yang disampaikan bermanfaat.

Sekian kilasan untuk kelas #AkberBks49 ini, semoga bermanfaat yaa…!

Sampai jumpa di kelas-kelas kami berikutnya ^^V

IMG_6069

Ulang Tahun Akber Bekasi ke 4

 

Setiap ada Akber kota yang berulang tahun, ingatan saya selalu melayang pada obrolan dengan para relawan. Keluhannya gak pernah jauh-jauh dari relawan yang datang hanya saat keriaan dan hilang saat diperlukan, atau relawan yang menggebu-gebu di awal kemudian hilang entah kemana. Keluhan berikut adalah soal murid yang sudah daftar tapi gak datang serta guru dan tempat yang susah dicari.

Dari semua kota, persoalannya hampir sama. Ini tentang manusia. Manusia seluruh Indonesia yang memiliki problem mengenai komitmen dan kosistensi. Yang masih menganggap belajar hanya untuk mencari selembar ijazah atau sertifikat. Problem yang akut dan sekarang kita menuai hasilnya. Kualitas manusia yang tidak kompetitif. Kalah sama, bahkan dengan Vietnam yang berasnya aja dulu kita sumbang.

Akankah kita terus begini? Sehingga lama-lama tergerus persaingan global dan kembali terjajah secata nyata dalam bidang yang paling krusial: ekonomi dan penguasaan kekayaan alam.

Perubahan tidak ada yang mudah dan cenderung menyakitkan. Apalagi perubahan mental. Butuh pendidikan yang memakan waktu lama. Begitu juga gerakan Akademi Berbagi. Bukan kegiatan hore-hore dan langsung berhasil. Ini jalan yang panjang dan terjal. Tetapi dengan semangat dan kebersamaan, semua rintangan akan bisa kita lalui. Dengan kegembiraan, setiap problem bisa kita atasi sehingga akhirnya perubahan itu terjadi.

Selamat ulang tahun Akber Bekasi, pasang sabuk pengaman kalian dan nikmati perjalanan panjang ini. Karena di ujungnya ada nyala perubahan yang akan menerangi kotamu, negeri ini.

Ainun Chomsun

Founder Akademi Berbagi

Talkshow Gratis : Rahasia Asiknya Berbisnis Aplikasi

Di era gadget ini, para user android diajak untuk tidak hanya jadi user. Mereka juga harus jeli melihat pasar dan peluang. Karena itu, bagi yang sangat suka Android dan punya kreativitas tinggi, berbisnis membuat aplikasi android itu sangat asik.

aplikasi poster1

“RAHASIA BERBISNIS APLIKASI ANDROID”

Di TALKSHOW ini, tidak akan diajarkan teknis coding android. Kalau soal coding, bisa ajak mereka yang kompeten di bidangnya, misal, yang memang di jurusan IT. Tapi di sini kita akan mengungkap Rahasia Asiknya Berbisnis Aplikasi Android. Bagaimana memulainya? Apa saja tips dan trik-nya? Nantikan di Talkshow ini.  Untuk UMUM dan GRATIS.

poster bk

Acara ini adalah bagian dari event keren ini: BEKASI KREATIf FEST. 

Yuk, datang! Jangan sampai ketinggalan. Berbagi Bikin Hepi.

Mau Presentasi-mu WOW? Bikin Slide yang Keren!

Presentasi wow karena slide keren sudah dibuktikan Seno Pramuadjipunggawa-nya Social Media and Digital Activation Smartfren.

Mas Seno ini guru di #AkberBks32, Sabtu 13 September 2014. Mas Seno sudah dua kali mengajar di Akademi Berbagi Bekasi. Yang pertama dulu mengajar Digital Copywriting. Slide-nya emang keren. Makanya beliau diundang lagi untuk mengajar kelas yang berjudul “Creative Presentation”.

AkberBks32 cover

Cerita sedikit nih tentang Mas Seno. Bukan gossip kok. Fakta! Mas Seno ini orangnya antusias dan ramah. Dia menyebut dirinya Digital Creative & Socmed Enthusiast. Pernah kerja di radio Prambors Semarang. Pernah kerja di ahensi iklan. Pernah juga jualan panci di Lejel Home Shopping. Lalu ke Gramedia, sebelum akhirnya bagi-bagi kartu nama berlogo Smartfren.

Itu guru di #AkberBks32. Terus murid-muridnya gimana? Murid-muridnya baik-baik saja ^_^. Sebagian besar adalah pekerja yang di kantornya sering presentasi. Ada juga mahasiswa yang sebentar lagi sidang skripsi. Semua datang karena ingin belajar presentasi yang powerful, megang, dan wow alias memukau. Siapa tau dengan belajar presentasi kreatif, cara presentasi membaik, trus naik gaji atau dapat nilai A+. Aamiin!

Dan kita semua bisa belajar dengan asik karena ruang kelas kali ini juga wow. Di bawah tanah. Tapi jangan salah. Nyaman banget. Makasih ya Pak Yovan yang sudah menyediakan tempat di ruang pertemuan Vrilly Resto di Ruko Taman Bugenville Kalimalang.

Di sini kelasnya! Di Vrilly Resto Ruko Taman Bugenville Kalimalang

Di sini kelasnya! Di Vrilly Resto Ruko Taman Bugenville Kalimalang

Balik lagi ke bahasan utama.

Gimana caranya presentasi kreatif yang diajarin di #AkberBks32?

Berhubung guru kita mantan orang iklan, dan penyuka grafis dan visual, maka dibeberkanlah tips dan contoh slide yang keren.

Gimana itu Slide yang keren??

Anatomi Slide Set untuk presentasi

Anatomi Slide Set untuk presentasi

Ini kami ringkas dari kelas dan slide-nya Mas Seno yang 88 halaman itu. (Btw, menurut Mas Seno, slide banyak nggak apa-apa, karena banyak visual akan makin membantu pemahaman audiens. Tapi kalau waktu presentasi terbatas, silakan potong sendiri jumlah halaman slide-nya yah).

SLIDE YANG KEREN ITU YANG NGGAK MEMBOSANKAN

* Lupakan slide pakai bullets. Slide penuh paragraph. Slide yang grafik-nya standar. 

AkberBks32 Boring 1

Boring bullets, boring pie charts, boring graphics. Lupakan!

Boring bullets, boring pie charts, boring graphics. Lupakan aja!

Terus yang nggak boring gimana? Di bawah ini contohnya.

AkberBks NotBoringSlide1

Berbagai infografik lucu ini dibuat dengan usaha ekstra. Gambar dibuat/di-copy satu persatu, di-save ke .png, lalu disusun.

Berbagai infografik lucu ini dibuat dengan usaha ekstra. Gambar dibuat/di-copy satu persatu, di-save ke .png, lalu disusun.

Saran mas Seno : Bikin template slide rancangan sendiri. Dengan begini, slide bikinanmu nggak standar, spesial hanya kamu yang punya, menampilkan data juga bisa lebih kreatif dan lebih menarik.

Ini salah 1 background-slide yang dicontohkan Mas Seno.

Slide dengan latar belakang yang "bercerita"

Slide dengan latar belakang yang “bercerita”

* Satu keynote per slide. Ini harus, supaya informasi tiap slide lebih tajam. Trus, slide-nya juga nggak perlu full tulisan. Less is more.

Satu halaman slide, satu data

One keynote per slide

One keynote per slide

Satu halaman slide, satu data.

* Jangan takut memberi warna di slide kamu. Kan ada tuh nasehat, kalau slide kamu penuh warna, maka slide kamu bikin sakit mata. Nah, kok Mas Seno malah senang main warna? Ternyata warna yang dimaksud di sini bukan asal taruh warna apa saja. Ada warna-warna flat (maksudnya warna-warna senada kali ya), ada warna-warna kontras. Taroh berdasarkan feeling. Hihihiii.

Contoh spektrum warna untuk slide kamu.

Contoh spektrum warna untuk slide kamu.

* Pilih font yang asik.

Contoh font, bisa dipakai nih.

Contoh font, bisa dipakai nih.

Atur font di slide kamu

Atur font di slide kamu

SLIDE YANG KEREN ITU YANG SESUAI SAMA AUDIENS

Ada pertanyaan dari murid yang bekerja di bidang ilmiah. Secara presentasi dia harus bidang ilmiah juga, apakah slide yang sangat kreatif seperti di atas cocok sama presentasi ilmiah??

Jawabannya: Cocok! Asal… sesuai sama tema dan audiens.

Jangan pikir professor-professor nggak suka disuguhkan presentasi gambar ya. Jangan pikir dosen-dosen killer bakal marah kalau slide kamu penuh grafis lucu. Data ilmiah justru akan menarik kalau ditampilkan begini. Misalnya, mau ngomongin anatomi. Kenapa nggak pakai gambar dari film Dexter?? Atau pakai background dari serial CSI?? Data tetap tampil, visual mendukung.

Kreatif, tapi tetap sesuai dengan audiens

Kreatif, tapi tetap sesuai dengan audiens

O iya, kalau mau cari gambar-gambar resolusi tinggi yang gratisan buat slide kamu, bisa cek di sini :
www.freeimages.com
www.unsplash.com
www.gratisography.com
www.compfight.com
www.onebigphoto.com

Kalau untuk font :
www.fontsquirrel.com
www.urbanfonts.com
www.dafont.com
www.fontfabrics.com

Dengan slide sebanyak itu, presentasi Mas Seno sekitar 1 jam lho. Jadi banyak halaman slide belum tentu presentasimu dragging alias terseret-seret. Pintar-pintarnya kamu pilih data yang mau dimajukan dalam slide.

Kalau mau slide presentasi Mas Seno yang lebih lengkap, bisa cari di sini : https://akberbekasi.wordpress.com/para-guru-2/

Guru dan Murid-murid #AkberBks32

Guru dan Murid-murid #AkberBks32

Kelas #AkberBks32 berakhir. Murid-murid pulang membawa ilmu baru… dan teman-teman baru serta jaringan baru. 🙂 Begitulah kelas-kelas Akademi Berbagi.

Berbagi Bikin Happy!

—O—

Laporan : Dita, Foto: Wika, dan capture slide-nya Mas Seno.

Cihuy! Akber Bekasi Ultah Ke-2

Tak terasa… Dua Tahun Akber Bekasi!

Tanggal resmi ultahnya sih 2 Mei. Sesuai Hari Pendidikan Nasional. Tapi ulang tahun kedua ini baru ada perayaan 7 Mei 2014, setelah kelas MC-nya Kak Alicia Van Akker #AkberBks28 di Cafe De Lekker, Bekasi Square.

Berbeda dari Ultah Pertama yang dirayakan besar-besaran, dan mengundang banyak komunitas se-Bekasi, perayaan Ultah Kedua kami tergolong sederhana dan spontan. Namanya juga spontan, yang ada di kelas aja yang digarap :))

akber ultah

Meski sederhana, tetapi cukup mengharukan, pemirsahh. Make-a-wish bareng. Tiup lilin. Lilinnya pun minta sama Cafe De Lekker :). Kuenya gratisan, pemberian Wika, relawan Bekasi yang memang baru ultah, juga ada brownies kiriman Mbak Hesty Wulandari dari Akber Pekanbaru. Trus ada es krim dari Putri, relawan Akber Tangerang,

Ada murid-murid yang terlanjur pulang dan nggak sempat ikut makan kue. (Yaaaahhh, nggak dapet deeeh…). Tapi ada juga murid yang masih ngobrol after-class, sehingga bisa ikut menikmati berkat ultah kedua ini :). Rejeki tu nggak ke mana, Pemirsaah.

akber ultah 2

akber ultah 3

akber ultah 4

Di atas itu beberapa ucapan selamat via twitter. Masih banyak ucapan selamat, tapi kalau di-upload semua ntar penuh dan saya pegel. :)))

Yang jelas…. Akademi Berbagi Bekasi sangaaattt berterima kasih kepada para guru, penyedia ruangan, murid-murid, serta berbagai komunitas di Bekasi, yang selama ini sudah mendukung kegiatan kami.

Doa kami, semoga bisa terus konsisten dalam gerakan berbagi ilmu. Yuk mari dilanjut sama-sama berbagi-nya. Karena…… berbagi bikin happy!