Arsip Blog

Taut

#AkberBks52 “Storytelling: Strategi cerdas jual produkmu

“Seorang pencerita yang baik adalah seorang pendengar yang baik”

Kalimat di atas disampaikan Paman Gery yang sangat ceria dan menyenangkan dalam kelas Akber Bekasi ke 25 bertajuk “Storytelling: Strategi cerdas jual produkmu”   beberapa waktu yang lalu. Kelas kali ini secara khusus memberikan pengetahuan kepada semua murid Akber tentang bagaimana menjual produk melalui media storytelling. Paman Gery yang adalah juga mantan seorang dubber dengan tegas menyatakan bahwa bila kamu ingin menjadi pencerita yang baik kamu haruslah menjadi seorang pendengar yang baik, kenapa? Karena sebagai seseorang yang menjual produknya melalui metode storytelling kita harus bisa mendengar apa yang diinginkan oleh calon pembeli produk kita.

Paman Gery dalam kelas yang diadakan di sekolah ITACO ini mencoba menyederhanakan sebuah materi yang biasanya dipelajari dalam satu semester sendiri di kampus. Kebayang kan betapa beruntungnya yang datang hari itu? Menjual produk memiliki strategi yang kompleks tapi bisa kita jalankan dengan mudah bila kita mau meluangkan waktu untuk mendengar dan mengobservasi market kita dengan baik dan sabar, itu intinya.

Dalam strateginya Paman Gery memperkenalkan akronim AIDAS. Apa itu AIDAS? AIDAS adalah kependekan dari Attention, Interest, Desire, Action  dan Satisfaction. Setiap kata mewakili proses penjualan produk dari bagaimana kita mulai memperkenalkan apa produk kita sampai bagaimana pembeli kita sudi membeli dan puas atas produk kita. Menurut Paman Gery, seorang penjual pastinya menampilkan yang bagus-bagus dari produknya  walau kadang harus sedikit menutupi kekurangannya. Namun bukan berarti kemudian menjadi pembohong loh. Kita tetap harus mendengar kritikan dan terus memperbaikinya.

foto-13

Menurut Paman Gery, sebagai penjual kita harus dapat membangun cerita atas produk yang kita jual. Kita membuat cerita tersebut dapat menyentuh target market baik secara personal ataupun juga ekonomi. Nah, untuk mengetahui bagaimana cerita itu cocok atau tidak untuk calon pelanggan, ada beberapa yang bisa dilakukan:

  1. Kenalilah target kita mulai dari gender sampai tingkat pendidikan. Gunakan cerita yang tepat dan dapat menyentuh hati mereka.
  2. Personalisasi, jadikan cerita yang kita buat dapat mengena sisi personal target.
  3. Pilihlah media yang tepat untuk produk kita. Pemilihan media yang benar akan mempengaruhi bagaimana pesan dari iklan kita dapat diterima.
  4. Manfaatkan visual. Manusia adalah mahluk visual. Gunakan video dan foto atau bahkan meme untuk mendukung pemasaran produk kita.
  5. Gunakan kata dan kalimat yang ringkas. Ringkas tidak berarti sedikit, tapi kalimat dibuat sederhana dengan pemilihan kata yang tepat.

Paman Gery  menekankan bahwa hal ini memang tidak mudah dan banyak tantangannya. Seringkali dianggap pembual karena membesar-besarkan produk  namun sebenarnya tidak begitu. Kita hanya perlu membuat semuanya terlihat indah agar membuat target tertarik untuk membeli barang kita. Namun, tantangan lainnya adalah apa yang terjadi berikutnya, apa mereka puas? Nah itu tugas kita untuk selalu memperbaiki dan memperbaki, tidak takut dengan kritik.

Kelas tanggal 4 Maret kemarin berakhir dengan praktek yang sangat seru. Semua peserta diminta untuk membuat cerita dari produk yang mereka pilih secara acak. Di situ bisa terlihat ternyata murid-murid Akber Bekasi sudah sangat keren loh, begitu banyak ide yang keluar dan membuat suasana kelas menjadi hangat dan seru.

Kami dari Akber Bekasi sangat senang mendapatkan banyak sekali ilmu dari Paman Gery. Dengan pengalaman beliau yang panjang dalam dunia marketing membuat kami bisa pulang dengan setumpuk ilmu yang dapat kami praktekan di kehidupan masing-masing. Terimakasih untuk PKBM GINUS ITACO yang sudah berseda meminjamkan ruangan kelasnya untuk kami ebelajar kemarin. Last but not least, terima kasih untuk semua murid yang datang. Semoga kita bisa bertemu lagi di kelas berikutnya.

Salam berbagi bikin happy!

foto-23

NB: Untuk kamu yang tertarik dengan materi ini, silakan download file-nya di sini